OPEN RECRUITMENT PANITIA PEKAN TEKNIK 7.0


Assalamualaikum wr. wb

Salam cinta salam perjuangan!!!
Hidup mahasiswa!!!

Hallo teman-teman, perkenalkan kami dari Kabinet Sinergi Abhirama Korsa BEM FT UNIMUS membuka pendaftaran kepanitiaan untuk kegiatan Pekan Teknik 7.0 tahun 2022.

Persyaratan :
1. Mahasiswa aktif FT UNIMUS
2. Bertanggung jawab dan mampu berkomitmen
3. Bisa bekerja sama
4. Mengikuti alur pendaftaran

Benefit
● Sertifikat
● Konsumsi
● Ilmu baru
● Pengalaman dan Relasi
Dan masih banyak lagi.

Ayo, tunggu apa lagi !! Bagi kalian yg berminat untuk mendaftar, klik link dibawah ini:

https://bit.ly/PendaftaranPekanTeknik7

Atau bisa menghubungi Koor kegiatan👇
Contact Person
Ridwan (0895-3840-05988)
Hafiz (0857-9141-2074)

Timeline Pendaftaran
04 – 17 April 2022
So, let’s join us!
Ditunggu partisipasi dan kontribusinya.

SERUAN AKSI WADAS WARAS!!! AKSI DAMAI MENGENAI PEMBEBASAN TANAH WADAS

SEMARANG, 22 Maret 2022. KANTOR GUBERNURAN JAWA TENGAH || Pukul 12.00 WIB massa aksi memenuhi halaman depan Kantor Gubernur Jawa Tengah. Aliansi Solidaritas Untuk Wadas Semarang menggelar aksi tuntut Gubernur Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo untuk mencabut IPL pertambangan batuan andesit dan memerintahkan Gubernur untuk mengusut tuntas tindakan kekerasan oleh aparat kepolisian kepada warga Wadas serta beberapa tuntutan sektoral masalah di Jawa Tengah terkhusus pada warga Wadas itu sendiri.
Massa aksi yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat Jawa Tengah termasuk warga Wadas dan berbagai aliansi mahasiswa menyampaikan aspirasi penolakan tambang yang selalu dicanangkan dan selalu digarap pada daerah wadas Wadas.

Hingga pukul 14.00 Ganjar Pranowo tidak menemui masa aksi. Masa aksi kemudian masuk ke dalam halaman Gubernuran untuk menunggu Ganjar bersedia menemui masa aksi. Pukul 16.30, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menemui massa aksi yang mendesak pencabutan izin penambangan batu andesit di Desa Wadas, Kabupaten Purworejo.

Di tengah gerimis, Ganjar mendengarkan aspirasi yang disampaikan mahasiswa dan beberapa warga Wadas.Aliansi solidaritas untuk wadas semarang bersama warga wadas menyampaikan surat tuntutan kepada Ganjar. Terjadi perdebatan antara Ganjar dengan warga wadas dan masa aksi. Akan tetapi sampai perdebatan selesai Ganjar Pranowo tidak mau menandatangani lima poin tuntutan dari para pendemo.

Point berdasarkan tuntutan dari masa aksi, diantaranya:
1. Memerintahkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menghentikan rencana penambangan di Desa Wadas
2. Memerintahkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk mencabut Izin Penetapan Lokasi (IPL) Bendungan Bener dan mengeluarkan Wadas dari IPL Bendungan Bener.
3. Memerintahkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk mengusut tuntas dalang di balik tindakan pengepungan, penangkapan secara sewenang-wenang, dan penyiksaan yang dilakukan aparat kepolisian terhadap warga Wadas pada tanggal 8 Februari 2022 lalu.
4. Hentikan intimidasi, represifitas, segala bentuk kekerasan Aparat terhadap warga Wadas dan tarik mundur seluruh aparat dari Desa Wadas. Serta hentikan tindakan aparat dalam melindungi kerusakan lingkungan dan perampasan ruang hidup.
5. Hentikan Pembangunan yang berdampak pada kerusakan lingkungan dan perampasan ruang hidup rakyat, dengan dalih kepentingan umum terkhusus di Jawa Tengah.

Siswanto, salah satu warga Wadas meminta Pak Ganjar untuk berani mencabut Izin Penetapan Lokasi (IPL) tambang di Wadas karena hampir seluruh warga Wadas menolak aktivitas tersebut.

“Kita sampaikan kembali kalau hampir seluruh warga Wadas ini menolak. Yang setuju itu adalah orang luar yang tidak tinggal di Wadas, hanya meneruskan kepemilikan dari orang tua atau keluarga. Jadi Pak Ganjar tetap kami minta untuk mencabut IPL karena beliau yang mengeluarkan izin dan bertanda tangan” ujar Siswanto.


Menanggapi pendemo, Ganjar mengaku menerima sebagai penyampaian pendapat. Politikus itu pun meminta pendekatan dialog khususnya kepada warga Wadas yang kontra penambangan harus diikuti secara objektif.

“Satu kata kuncinya kan dialog, ya kami dialog. Dialog kami apa hanya dengan warga? Tidak. Kami dialog dengan kementerian, dengan yang terkait, rapat dengan semuanya dan ini proses yang harus kita dalami,” kata Ganjar. Dilanjutkan dengan “Boleh enggak kalau ada data salah kita benarkan bersama-sama, boleh enggak kami datang untuk menjelaskan, kan enggak ada jawaban gitu ya. Jadi enggak bisa begitu,”

Akan tetapi Gubernur Ganjar lagi-lagi belum bersedia memenuhi tuntutan dari masa aksi. Surat tuntutan bermaterai dari masa aksi tidak ditandatangani oleh Gubernur Ganjar Pranowo.

Penulis : Yusa Dwiyana
DEPARTEMEN KAJIAN AKSI STRATEGIS
BEM FT UNIMUS

[ M O J O Q A S I Q ]

Salam Cinta Salam Perjuangan, Atas Nama Cinta Kita Berjuang

Hidup Mahasiswa!
Hidup Rakyat Indonesia!
Salam Pergerakan!

Kami dari Departemen Kastrat berkesempatan mengadakan sebuah agenda bernamakan MOJOQ ASIQ dengan tujuan memberikan wadah dalam mengkaji isu internal atau eksternal, mengumpulkan dan mengkasi isu ataupun aspirasi dalam 1 forum. Menuju Teknik Satu Tak Terbatas dan Melampauinya

Bersinergi bersama, menciptakan keluarga baru
Salam Korsa, Teknik Satu, Teknik Jaya!!!